Tim Peneliti STIKOM Artha Buana Kupang Gelar Sosialisasi Literasi Digital dan Digitalisasi Museum Virtual di Kampung Adat Lamawolo
Tim peneliti dari Sekolah Tinggi Informatika Komputer (STIKOM) Artha Buana Kupang yang dipimpin oleh Yermias J. I. Leuhoe menggelar kegiatan sosialisasi literasi digital bagi masyarakat adat Lamawolo. Kegiatan ini bertajuk "Literasi Digital Masyarakat Adat Lamawolo Terhadap Kesiapan Digitalisasi (Virtual Museum) Kampung Adat Lewu Nolunge Desa Lamawolo". Program penelitian dan pengabdian ini didukung penuh oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesiapan masyarakat adat lokal dalam mengadopsi teknologi digital, khususnya dalam upaya pelestarian warisan budaya melalui konsep museum virtual (virtual museum).
Dalam pemaparannya, Yermias J. I. Leuhoe mengungkapkan bahwa digitalisasi kebudayaan menjadi langkah strategis agar peninggalan serta tradisi leluhur di Kampung Adat Lewu Nolunge dapat tersimpan secara digital dan diakses oleh generasi muda maupun masyarakat luas tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang sakral.
"Literasi digital yang baik menjadi fondasi utama agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam mengelola serta menjaga kearifan lokal melalui teknologi museum virtual ini," ujar Yermias di hadapan para tokoh adat dan warga Desa Lamawolo. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Adat Lamawolo siap menyongsong era digitalisasi kebudayaan secara bijak, aman, dan berkelanjutan, serta memperkuat daya tarik wisata budaya di kawasan Kampung Adat Lewu Nolunge.